Minggu, 17 April 2011

Pahlawan kecilku

Masih terngiang saat terdengar tangisan pertamamu
Tangisanmu melengking memecah keheningan malam itu
Engkau telah lahir wahai pahlawan kecilku
Wahai harapanku, perjuanganmu dimulai saat itu

Hujan gerimis bersenandung menyambut kehadiranmu
Udara terasa sejuk, suasana terasa damai
Alam menyambut indahnya kehadiran pahlawan kecilku
Tendangan kakimu lambang kekuatan daya juangmu

Kelahiran adalah kodrati alam nan melestarikan
Perjalanan kehidupan bak untaian nan harus dirangkai
Rangkailah untaian permata kehidupanmu wahai pejuang
Raihlah kemenangan demi kemenangan di medan perangmu

Kuhadiahkan sebuah terompet ke pangkuanmu
Harapku kan kudengar tiupan demi tiupan terompetmu
Terompet kemenangan wahai pahlawanku
Teruslah berjuang pantang menyerah, doa bunda menyertaimu


2 komentar: