Cahaya itu terlihat semakin meredup
Meredup perlahan semakin meredup dengan pasti
Tak terasa dan tak terbantah masa tlah lebih berkuasa
Sampai kapan semua bertahan
Masa gemerlap berlahan memudar sirna
tak satu kuasapun mampu menghalangi
Perlahan tapi pasti semua segera pupus
Meronta, menepis , memohonpun tak lagi ada makna
Wahai jiwaku nan tengah lengah dan terbuai
Kembalilah segera kealam nyata bahwa sinarmu tak segemerlap dulu
Lihatlah sinarnya semakin pudar ...........meredup dan segera padam
Kembalilah dan benahilah lenteramu agar padamnya dalam kesadaranmu
Sesekali terlihat cahaya itu mengecil dan bergoyang tertiup angin
Terlihat begitu rapuh dan tak kuasa bertahan
Harap begantung pada kuasa pemilik
Meredup pasti meredup menunggu masa meniup padammmmmm
Kucoba tuk menata ulang
Selagi cahayaku tak terlanjur pupus
Ku coba maknai lentera anugerahmu
Kembali kupersembahkan pasrah jiwaku
Meredup perlahan semakin meredup dengan pasti
Tak terasa dan tak terbantah masa tlah lebih berkuasa
Sampai kapan semua bertahan
Masa gemerlap berlahan memudar sirna
tak satu kuasapun mampu menghalangi
Perlahan tapi pasti semua segera pupus
Meronta, menepis , memohonpun tak lagi ada makna
Wahai jiwaku nan tengah lengah dan terbuai
Kembalilah segera kealam nyata bahwa sinarmu tak segemerlap dulu
Lihatlah sinarnya semakin pudar ...........meredup dan segera padam
Kembalilah dan benahilah lenteramu agar padamnya dalam kesadaranmu
Sesekali terlihat cahaya itu mengecil dan bergoyang tertiup angin
Terlihat begitu rapuh dan tak kuasa bertahan
Harap begantung pada kuasa pemilik
Meredup pasti meredup menunggu masa meniup padammmmmm
Kucoba tuk menata ulang
Selagi cahayaku tak terlanjur pupus
Ku coba maknai lentera anugerahmu
Kembali kupersembahkan pasrah jiwaku